Breaking News

Breaking News

Beranda » “Warganet Meluap Geram: Sikap Agus Picu Resign Massal dan Penyalahgunaan Donasi!”
0 comment

“Warganet Meluap Geram: Sikap Agus Picu Resign Massal dan Penyalahgunaan Donasi!”

Kasus penyiraman air keras yang dialami Agus Salim oleh rekannya, Aji, terus menuai perhatian publik. Dugaan baru muncul bahwa Agus menyalahgunakan donasi sebesar Rp1,5 miliar yang terkumpul berkat bantuan YouTuber Pratiwi Noviyanthi.

Dana yang semestinya digunakan untuk pengobatan, diduga dialihkan Agus untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. Perhatian masyarakat semakin meningkat ketika Agus, dengan dukungan pengacara Farhat Abbas, justru melaporkan Pratiwi ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. Melansir dari situs resmi hoop.co.id

Pratiwi telah berperan membuka donasi dan menyalurkan bantuan, namun Agus merasa tidak terima ketika dana donasi dipindahkan ke rekening yayasan, yang menurutnya merupakan hak pribadinya.

Sikap ini memicu kekecewaan publik, yang awalnya bersimpati terhadap kondisinya, namun kemudian mempertanyakan integritasnya. Persepsi publik terhadap Agus semakin memburuk setelah kesaksian mantan rekannya, Akhyar, tersebar luas di media sosial.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @akhyar_mmd1717, Akhyar menceritakan pengalamannya bekerja di bawah Agus selama satu tahun di sebuah restoran Korea-China.

Akhyar mengunggah bukti berupa foto bersama karyawan lainnya, yang menunjukkan dirinya bersama Agus di tempat kerja tersebut Menurut Akhyar, Agus kerap menunjukkan sikap arogan sebagai atasan dan sering kali tidak menghargai bawahannya.

“Dari awal saya kerja bareng dia, emang Mas A (Agus) kalau menegur bawahannya bikin sakit hati. Dia selalu pengen dihargai sebagai atasan dan gak pernah bisa menghargai anak buahnya seperti saya,” tulis Akhyar dalam unggahannya, yang kemudian dikutip oleh akun X @belanjaholics pada 22 Oktober 2024.

Akhyar menambahkan bahwa Agus adalah sosok yang mudah emosi. Ketika menegur karyawan lain, Agus kerap menggunakan kata-kata kasar, sehingga banyak rekan kerja yang merasa sakit hati dan memilih mengundurkan diri.

“Banyak banget karyawan yang resign gara-gara sifat dia. Sudah banyak memutus rezeki orang kerja di situ. Saya saksinya sendiri sudah 5-10 karyawan yang memilih resign dikarenakan Mas A, cuma saya yang mampu bertahan selama 1 tahun lebih menghadapi sikap dia yang gampang emosi dan gak mau kalah,” lanjutnya.

Bahkan, menurut Akhyar, sikap kasar Agus terhadap bawahannya sering kali dilaporkan kepada manajer. Namun, Agus dinilai pandai bersilat lidah di depan manajemen, sehingga banyak keluhan yang tidak diindahkan.

“Banyak kasus perempuan yang dibikin nangis sama dia. Cara dia menegur itu tidak biasa, ngebentak, kasar ngomongnya. Ketika diadukan ke manager, pinter banget ngomongnya, manis banget cara dia ngomong ke manager. Sampai akhirnya saya juga nyerah ngadepin sifat dia dan lebih memilih resign demi kesehatan mental,” ujarnya.

Akhyar juga mengimbau publik untuk tidak langsung menghakimi Aji, pelaku penyiraman, sebagai orang jahat. Ia mengungkapkan bahwa tindakan tersebut mungkin muncul akibat ketidaksabaran dalam menghadapi sikap Agus yang dominan dan selalu ingin benar.

“Please jangan langsung judge Aji jahat. Oke emang perbuatan Aji tidak baik sampai harus menyiram air keras ke mas A. Tapi yang perlu kalian tau kalau saya tidak sabar menghadapi atasan kayak gitu mungkin akan ngelakuin hal yang sama. Inget ya, mas A itu paling gak mau disalahkan, pokoknya dia ngerasa paling benar,” tambahnya.

Unggahan Akhyar tersebut menjadi viral, dan respons publik terhadap insiden yang dialami Agus kini berubah. Banyak netizen yang menyuarakan ketidaksetujuan terhadap sikap Agus yang dianggap bermain sebagai korban.***

Leave a Comment

javanica post

Javanica Post adalah portal berita online yang dikelola oleh PT. Javanica Media Digital, salah satu anak perusahaan dari Javanica Group.

Edtior's Picks

Latest Articles

©2024 javanica post. All Right Reserved. Designed and Developed by Rizarch