Bukan hanya panji-panji, mural bergambar bertema anime one piece juga bikin heboh.
Sampai-sampai, unsur TNI-Polri turun tangan.
Itu terjadi di Dukuh Ndayu, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Sragen.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak aparat mengawasi proses penghapusan mural bergambar bajak laut Shirohige, Minggu (3/7/2025).
Penghapusan mural anime One Piece tersebut memicu kekecewaan di kalangan masyarakat.
“Katanya negara demokrasi, kok malah kayak gini,” ujar sumber radarsolo.com.
Menurutnya, meskipun yang menghapus gambar mural anime One Piece adalah warga setempat, mereka melakukannya atas arahan dari anggota TNI-Polri yang berada di lokasi.
Informasi yang diterima radarsolo.com, mural tersebut sebenarnya dibuat untuk menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan tujuan merangkul generasi Z.
Namun, justru berujung pada penghapusan mural di perempatan jalan desa.
“Bingung mau kreasi apa lagi. Apa digambar tikus berdasi saja kalau cocok?,” lanjut sumber radarsolo.com.
“Padahal jelas-jelas tidak melanggar UUD kok berani-beraninya menyuruh hapus,” geramnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung dikonfirmasi melalui pesan singkat menyatakan akan mengecek terlebih dahulu.
Ia mengaku baru mendengar kabar tersebut dan cukup paham bahwa tema One Piece sedang viral. “Saya cek dulu ya, lagi viral One Piece ya,” tuturnya.
Dandim akan memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media setelah mendalami dan mengumpulkan data terkait hal tersebut. dilansir dari situs resmi radar solo co.id.