Breaking News

Breaking News

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan mengalami luka ringan dalam serangan rudal yang dilancarkan Israel ke wilayah Teheran pada 16 Juni 2025. Informasi tersebut disampaikan oleh kantor berita Fars dan dikutip pada Minggu (13/7/2025).

Menurut laporan tersebut, insiden terjadi saat Presiden Pezeshkian tengah mengikuti rapat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi di sebuah kompleks pemerintahan di ibu kota Iran.

Ketika proses evakuasi berlangsung, Presiden Pezeshkian bersama beberapa pejabat lainnya dilaporkan mengalami cedera ringan di bagian kaki.

Fars menyebut serangan itu memiliki pola yang mirip dengan serangan militer Israel yang menewaskan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah pada September 2024 di Beirut, Lebanon.

Dalam kejadian di Teheran, pasukan Israel disebutkan menembakkan enam proyektil, berupa bom atau rudal, yang diarahkan ke titik akses masuk dan keluar gedung tempat pertemuan digelar. Tujuannya diduga untuk menutup jalur evakuasi dan memutus sistem sirkulasi udara di dalam bangunan.

Meskipun sistem kelistrikan sempat lumpuh akibat serangan tersebut, evakuasi terhadap para pejabat tinggi Iran tetap berhasil dilakukan melalui jalur darurat yang telah disiapkan sebelumnya.

Ketepatan target dalam serangan ini memunculkan dugaan adanya infiltrasi intelijen atau keberadaan mata-mata yang membantu pelaksanaan operasi tersebut, tulis kantor berita Iran tersebut.

Serangan Israel ke Teheran merupakan bagian dari eskalasi konflik yang dipicu tuduhan terhadap Iran terkait program nuklir rahasia. Israel meluncurkan serangan udara pada 13 Juni 2025, yang segera dibalas Iran dengan serangan balistik ke sejumlah target militer.

Ketegangan semakin meningkat ketika Amerika Serikat (AS) ikut terlibat dengan menyerang fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni. Sebagai response, Iran meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Al Udeid, Qatar.

Namun, situasi mulai mereda setelah Presiden AS Donald Trump pada 23 Juni mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata.   dilansir dari situs resmi beritasatu co.id.

Leave a Comment

javanica post

Javanica Post adalah portal berita online yang dikelola oleh PT. Javanica Media Digital, salah satu anak perusahaan dari Javanica Group.

Edtior's Picks

Latest Articles

©2024 javanica post. All Right Reserved. Designed and Developed by Rizarch