Breaking News

Breaking News

Beranda » Gen Z Banyak yang Tak Sadar Alami Gangguan Mental! Ini CIri-ciri Umum yang Sering Diabaikan Menurut dr,Tirta
0 comment

Gen Z Banyak yang Tak Sadar Alami Gangguan Mental! Ini CIri-ciri Umum yang Sering Diabaikan Menurut dr,Tirta

Kesehatan mental sering kali datang diam-diam. Tak seperti flu atau demam yang langsung terasa, gangguan mental bisa datang tanpa disadari.

Anak muda zaman sekarang, yang hidup di tengah tekanan sosial, ekspektasi tinggi, dan paparan media digital yang intens, jadi kelompok yang sangat rentan.

Sayangnya, banyak dari mereka tidak sadar bahwa mereka sebenarnya sedang tidak baik-baik saja.

Berikut ini beberapa ciri gangguan mental yang sering diabaikan, menurut dr. Tirta, yang dikutip dari beberapa sumber:

Kehilangan Minat pada Hal yang Dulu Disukai

Salah satu yang utama adalah kehilangan minat, misalnya dulu kamu suka atau seanmangat saat melakukan ativitas seperti bikin konten, main game, menggambar, atau nulis.

Kemudian, kamu merasa aktivitas itu terasa seperti beban, maka kondisi itu disebut anhedonia, yaitu ketidakmampuan merasa senang dari hal-hal yang biasanya menyenangkan.

Emosi Tidak Stabil

Pernahkah kamu tiba-tiba marah, lalu beberapa menit kemudian nyesel. Atau sering banget nangis tanpa tahu apa penyebabnya?

Emosi yang naik turun tanpa alasan yang jelas ini bisa menjadi salah satu gejala dari gangguan kecemasan (anxiety) atau depresi.

Ini bukan cuma “baper” atau “drama”. Emosi yang tidak stabil adalah bentuk reaksi tubuh dan otak terhadap tekanan yang terus-menerus.

Overthinking Sampai Badan Ikutan Sakit

Tirta pernah mengatakan bahwa banyak anak muda datang ke klinik dengan keluhan fisik seperti sesak napas, mual, pusing, atau jantung berdebar.

Tapi setelah dicek semuanya normal. Ternyata penyebabnya bukan fisik, melainkan mental. Kondisi ini disebut psikosomatis, yaitu ketika tekanan psikologis memicu gejala fisik.

Otak dan tubuh manusia sangat terhubung. Saat kamu terlalu banyak mikir (overthinking), tubuh bisa menanggapi seolah-olah kamu sedang dalam bahaya nyata.

Susah Tidur atau Tidur Tapi Tetap Capek

Jika kamu merasa gelisah di malam hari, atau justru bisa tidur tapi tetap merasa lelah dan lesu keesokan harinya, itu bisa jadi tanda dari depresi ringan.

Kualitas tidur sangat dipengaruhi oleh kondisi emosional. Pikiran yang kacau, rasa cemas, atau beban pikiran yang berat bisa bikin otak tetap “menyala” saat tubuh istirahat.

Menarik Diri dari Orang Lain

Jika dulu kamu suka ngobrol, nongkrong, atau ikut kegiatan sosial. Lalu sekarang, lebih suka menyendiri, tidak membalas pesan, dan cenderung menghindari keramaian.

Bukan karena jadi introvert tiba-tiba, tapi lebih karena rasa lelah emosional yang membuatmu tak punya energi untuk berinteraksi.

Menarik diri dari orang lain adalah mekanisme perlindungan yang sering dilakukan tanpa sadar. Kondisi ini bisa memperburuk kondisi mental, karena kamu kehilangan support system.

Jika kamu merasakan beberapa ciri tadi, jangan ragu untuk bicara pada orang yang kamu percaya atau segera konsultasikan ke tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater.

Seperti kata dr. Tirta, mengenali tanda-tandanya lebih awal bisa jadi langkah penting untuk mencegah dampak jangka panjang yang lebih serius. dilansir dari situs resmi rubic co.id.

Leave a Comment

javanica post

Javanica Post adalah portal berita online yang dikelola oleh PT. Javanica Media Digital, salah satu anak perusahaan dari Javanica Group.

Edtior's Picks

Latest Articles

©2024 javanica post. All Right Reserved. Designed and Developed by Rizarch