Podcast Denny Sumargo baru-baru ini yang diunggah di YouTube Denny Sumargo sehari yang lalu menjadi sorotan publik setelah menghadirkan pertemuan panas antara Ferry Irwandi, CEO Malaka Project, dan Gusti Ayu Dewi, seorang grafolog dan pengamat perilaku.
Pertemuan ini bertujuan untuk mengklarifikasi tudingan yang sempat memanas di media sosial terkait penyebaran narasi provokatif.
Dalam diskusi yang dipandu Denny Sumargo, Ferry Irwandi memaparkan bukti berupa screenshot percakapan yang menurutnya menunjukkan upaya framing terhadap dirinya. Ia menegaskan bahwa isinya tidak dimaksudkan untuk memprovokasi masyarakat. Sementara itu, Gusti Ayu Dewi membantah tudingan tersebut dan menyebut potongan gambar yang ditampilkan tidak relevan.
Selain membahas isu disinformasi dan manipulasi narasi di media sosial, Ferry menekankan pentingnya fokus pada hal yang lebih humanis, yaitu mencari keberadaan orang-orang yang masih hilang.
Ia menekankan perbedaan antara “narasi hilang atau penghapusan” dan kenyataan bahwa ada individu yang belum ditemukan, sehingga semua pihak perlu bersatu untuk membantu menemukan mereka.
Debat ini menggarisbawahi bahwa penyebaran informasi yang salah dapat menimbulkan keresahan dan perpecahan, tetapi media sosial juga memiliki potensi positif jika digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.
Keduanya sepakat bahwa verifikasi informasi dan pendekatan kemanusiaan harus berjalan beriringan.
Episode ini menjadi salah satu yang paling dinantikan pada tahun 2025 karena publik ingin melihat klarifikasi langsung dari kedua pihak terkait polemik yang sempat viral. Diskusi juga memberikan pelajaran penting mengenai literasi digital, tanggung jawab sosial, dan pentingnya mencari fakta sebelum membentuk opini.
Episode lengkap debat ini bisa disaksikan melalui tautan berikut: Debat Ferry Irwandi vs Gusti Ayu Dewi di Podcast Denny Sumargo. dilansir dari situs resmi netralnews co.id