Berita dan analisis dunia sepak bola, dari liga nasional hingga internasional, lengkap dengan update skor dan jadwal.
Sepak Bola
Proses naturalisasi pemain keturunan kembali membawa angin segar bagi Timnas Indonesia. Terbaru, tiga pemain yakni Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James, telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ketiganya menjalani sumpah kewarganegaraan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, pada Senin (10/3/2025) sore waktu setempat.
Upacara pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh perwakilan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI. Dengan selesainya proses ini, ketiga pemain tinggal menyelesaikan perpindahan federasi di FIFA untuk dapat membela Timnas Indonesia secara resmi.
Setelah pengambilan sumpah, Emil Audero akan mengubah asosiasi dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Sementara Joey Pelupessy dan Dean James dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Proses ini menjadi langkah final sebelum mereka bisa turun memperkuat skuat Garuda dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Keputusan naturalisasi Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James sebelumnya telah mendapat persetujuan dari pemerintah Indonesia serta Komisi II DPR. Rapat Paripurna DPR yang digelar pada Kamis (6/3/2025) telah mengesahkan keputusan ini. Hal ini memastikan bahwa ketiganya resmi menjadi bagian dari sepak bola nasional.
Dengan status sebagai WNI, peluang ketiga pemain untuk dipanggil Timnas Indonesia semakin terbuka lebar. Pelatih Patrick Kluivert telah mengumumkan daftar 27 pemain yang akan menghadapi Australia dan Bahrain dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kabarnya, ketiga pemain tersebut akan masuk ke Timnas Indonesia tanpa mengurangi 27 pemain yang sudah dipanggil oleh pelatih asal Belanda tersebut.
Indonesia akan menghadapi Australia di Allianz Stadium, Sydney, pada 20 Maret 2025. Kemudian menjamu Bahrain di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 Maret 2025. Dengan waktu pendaftaran pemain yang masih terbuka hingga 13 Maret 2025, PSSI diduga menunggu selesainya perpindahan federasi agar ketiga pemain dapat segera bergabung dengan tim nasional.
Emil Audero yang saat ini membela Palermo di Serie B Italia, diyakini bakal pesaing sepadan Maarten Paes. Kiper kelahiran Lombok ini sebelumnya telah memiliki pengalaman membela Timnas Italia U-15 hingga U-21. Ia sempat menjadi bagian dari Juventus serta Inter Milan.
Sementara itu, Dean James dan Joey Pelupessy juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa. Dean James, yang kini bermain untuk Go Ahead Eagles, bahkan baru saja mencetak gol ke gawang NEC Nijmegen dalam laga pekan ke-25 Eredivisie Belanda pada 9 Maret 2025.
Timnas Indonesia Menuju Sejarah Baru
Dengan bergabungnya tiga pemain naturalisasi ini, Timnas Indonesia mencatatkan nilai pasar tertinggi sepanjang sejarah. Media Vietnam, Soha, bahkan menyebut bahwa “Timnas Indonesia kembali mendapat kabar baik setelah mengumumkan skuad terkuat yang pernah ada.”
Namun, hingga saat ini, Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James belum mendapatkan panggilan resmi dari Patrick Kluivert. Nama-nama yang telah diumumkan sebelumnya masih mencakup kiper Maarten Paes (FC Dallas), Ernando Ari (Persebaya), dan Nadeo Argawinata (Borneo FC).
Skuat Kuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia
Selain potensi masuknya ketiga pemain naturalisasi, sejumlah nama baru juga menghiasi daftar panggilan timnas. Striker Oxford United, Ole Romeny, mendapat panggilan perdananya. Sementara penyerang Dewa United, Septian Bagaskara, juga terpilih setelah tampil gemilang di Liga 1.
Di lini pertahanan, Patrick Kluivert tetap mempertahankan Jay Idzes (Venezia), Jordi Amat (JDT), Nathan Tjoe-A-On (Swansea City), dan Mees Hilgers (FC Twente). Sementara lini tengah dihuni oleh Thom Haye (Almere City), Ivar Jenner (FC Utrecht), Ricky Kambuaya (Dewa United), serta Marselino Ferdinan (Oxford United).
Menanti Keputusan Akhir PSSI
PSSI masih memiliki waktu hingga 13 Maret 2025 untuk mendaftarkan pemain ke FIFA. Jika proses administrasi Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James berjalan lancar, besar kemungkinan mereka akan langsung dipanggil untuk membela Garuda dalam laga penting melawan Australia dan Bahrain.
Kedatangan Patrick Kluivert bersama penasihat teknis Jordi Cruyff ke Indonesia pada Minggu (9/3/2025) diharapkan akan membawa kepastian mengenai pemanggilan ketiga pemain naturalisasi ini. Sementara itu, asisten pelatih Alex Pastoor dan Danny Landzaat dijadwalkan tiba pada 12 Maret 2025 untuk mempersiapkan strategi tim menghadapi laga kualifikasi yang menentukan nasib Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026, dilansir dari situs resmi msn co.id
New Era Timnas Garuda Patrick Kluivert dan Jordi Cruyff Tiba di Tanah Air
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (9/3/2025) malam. Dia tiba ditemani Penasihat Teknik Jordi Cruyff yang pekan lalu ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ini menandakan era baru sepak bola nasional siap dihelat.
Patrick Kluivert dan Cruyff yang tiba sekitar pukul 18.10 WIB. Keduanya menggunakan setelan kemeja berwarna gelap dan menuju mobil yang langsung membawa ke hotel di kawasan Senayan untuk menginap. Dua asisten Kluivert, yakni Alex Pastoor dan Danny Landzaat dijadwalkan bertolak ke Indonesia pada Rabu (12/3/2025).
“Alhamdulillah, coach Patrick Kluivert dan penasihat teknis PSSI Jordi Cruyff sudah tiba di Jakarta. Lalu, Alex Pastoor dan Danny Landzaat akan bergabung Rabu besok. Secara khusus, saya ucapkan selamat datang bagi Cruyff yang baru pertama ke Indonesia. Semoga ia mendapat impresi positif yang sama tentang Indonesia, baik masyarakat, budaya, makanan, dan juga antusias yang tinggi kita terhadap sepak bola. Kita akan sama-sama membangun sepak bola kita mendunia,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Minggu (9/3/2025).
Agenda terdekat bagi Jordi Cruyff, yakni PSSI akan menggelar pengenalan ke media dan publik Selasa (11/3/2025). Dalam kapasitas penasihat teknis, mantan pemain Barcelona FC dan Manchester United ini akan fokus membangun sepak bola Indonesia dalam lima aspek.
Mulai dari memastikan kualitas dan konsistensi pelatih di berbagai kelompok usia timnas, memasukkan pendekatan lebih terstruktur dan modern untuk memperbaiki filosofi sepak bola Indonesia.
Lalu kolaborasi dengan pelatih Patrick Kluivert untuk optimalisasi strategi prestasi Timnas Indonesia, reformasi metodologi pelatihan, dan memberikan usulan teknis ke PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN), plus terlibat proses penentuan direktur teknik PSSI, dilansir dari situs resmi beritasatu co.id
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster menunjukkan ekspresi tidak menyenangkan dengan menutup hidung dan mulutnya saat sesi konferensi pers menjelang laga melawan PSM Makassar. Pelatih asal Irlandia Utara itu langsung diserang netizen.
Persebaya dijadwalkan away ke kandang PSM di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare untuk laga pekan ke-26 Liga 1 2024/2025. Duel PSM Vs Persebaya digelar Jumat (7/3/2025) pukul 20.30 WIB atau 21.30 Wita.
Munster menutup hidung dengan menggunakan jersey yang dikenakannya karena merasa mencium aroma tidak sedap. Aksi tutup hidung itu dilakukan Munster dari awal konferensi pers hingga selesai.
“Bau kurang sedap kemungkinan ini bau lem,” kata Munster.
Aksi tutup hidung Munster ini kemudian membuatnya diserang netizen. Media sosial Instagramnya dibanjiri cercaan dari netizen, khususnya fans PSM.
Beberapa menyindir Paul Munster karena dianggap tidak menaruh respek dengan tuan rumah. Padahal markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo juga bersebelahan dengan tempat pembuangan sampah (TPA).
“Minimal respect,” tulis netizen menyindir Paul Munster.
“Kenapa tutup mulut? tidak mencerminkan seorang pelatih. no respect,” timpal netizen lain, menyindir sikap Munster yang seorang pelatih.
Untuk diketahui, Paul Munster dari awal tidak senang dengan venue pertandingan melawan PSM Makassar digelar di Stadion BJ Habibie. Menurutnya markas PSM yang baru selesai tahap renovasi itu belum siap digunakan untuk menggelar pertandingan.
“Saya mendengar banyak hal sebelum datang ke sini tentang tempat ini. Dan ketika saya datang saya kaget melihat kondisi stadion,” katanya.
“Masih banyak belum siap seperti AC pendingin ruangan, pemain terpaksa ganti baju di dalam ruangan dan juga bau kurang sedap,” tambah Munster sambil menutup hidungnya,dilansir dari situs resmi detik co.id
Stadion Kanjuruhan Akan Diresmikan Presiden Prabowo Pertengahan Maret 2025
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang telah rampung direnovasi seusai tragedi kelam 1 Oktober 2022 akan segera diresmikan. Rencananya peresmian akan dilaksanakan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Muhammad Hidayat. Ia menerangkan, peresmian akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Iya benar Stadion Kanjuruhan akan diresmikan Presiden Prabowo pertengahan Maret,” kata Hidayat saat dikonfirmasi, Kamis (6/3/2025).
Kendati demikian, Hidayat belum dapat memastikan kapan jadwal tepat peresmian. Ia juga tidak menjawab ketika ditanya terkait persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk peresmian renovasi stadion yang telah menelan anggaran Rp 357 miliar tersebut.
Belum lama ini, Bupati Malang Sanusi juga masih menunggu kepastian peresmian Stadion Kanjuruhan yang menjadi saksi bisu tragedi kelam 1 Oktober 2022 silam.
Sanusi mengaku, informasi terakhir yang diterima dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo saat berkunjung ke Kabupaten Malang pada Sabtu (28/1/2025) lalu, peresmian Stadion Kanjuruhan setelah selesai renovasi akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Kami masih menunggu. Belum ada (informasi) yang kami terima. Informasi terakhir dari Pak Menteri PU kemarin, menunggu Pak Presiden Prabowo,” ungkap Sanusi belum lama ini.
Perlu diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengeklaim telah menyelesaikan proses renovasi Stadion Kanjuruhan. Hal ini diungkapkan ketika kunjungan kerja dan peninjauan proyek Stadion Kanjuruhan, pada Sabtu (18/1/2025) lalu.
“Hari ini saya sengaja berkunjung ke Stadion Kanjuruhan, karena saya dengar dari Ibu Kepala BP2W Jatim, Bu Airin bahwa stadion ini sudah selesai direnovasi,” kata Dody Hanggodo kepada awak media, beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, Dody mengatakan, secepatnya pemerintah pusat akan menyerahkan Stadion Kanjuruhan ke Pemkab Malang untuk dikelola sesuai dengan regulasi.
“Harapannya dalam waktu singkat proses serah terima bisa diselesaikan dan akan kami serahkan kepada pemerintah kabupaten untuk dikelola lebih lanjut,” ungkap Dody tentang Stadion Kanjuruhan, dilansir dari situs resmi berita satu co.id
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR menyetujui permohonan pemberian kewarganegaraan atau naturalisasi terhadap tiga pemain sepakbola pada Kamis, 6 Maret 2025. Ketiga pemain yang proses naturalisasinya disetujui yaitu Emil Audero Mulyadi, Joey Pelupessy, dan Dean James.
Wakil Ketua DPR Adies Kadir mengatakan pimpinan legislatif telah menerima surat dari Presiden Prabowo perihal permohonan pertimbangan naturalisasi tersebut. Surat bernomor R15/Pres/02025, R16/Pres/03/2025, dan R17/Pres/03/2025 tertanggal 3 Maret 2025 itu berisi tentang permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan RI terhadap ketiga pemain sepakbola itu.
“Sehubungan dengan itu, kami meminta persetujuan pada rapat paripurna hari ini, apakah permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama tersebut dapat disetujui,” kata Adies, disambut jawaban serempak setuju dari peserta rapat, di ruang Paripurna DPR, Jakarta pada Kamis, 6 Maret 2025
Adies mengatakan, persetujuan itu bakal ditindaklanjuti sesuai dengan tata tertib dan mekanisme yang berlaku. Sebelum disetujui di rapat paripurna, Komisi Olahraga atau Komisi X DPR telah menyetujui rekomendasi naturalisasi tiga calon pemain Timnas Indonesia yakni Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy.
“Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI atas nama saudara Joey Mathijs Pelupessy, Emil Audero Mulyadi, dan Dean Ruben James,” ujar Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, Rabu 5 Maret 2025.
Emil Audero saat ini bermain untuk klub Italia, Palermo. Kiper berusia 27 tahun itu memiliki rekam jejak yang mentereng karena pernah membela klub besar Serie A seperti Inter Milan, Juventus, dan Como.
Sementara itu, Joey Pelupessy, gelandang bertahan berusia 31 tahun, memiliki pengalaman panjang di Eropa. Ia pernah membela FC Twente (Belanda), Sheffield Wednesday (Inggris), FC Groningen (Belanda), dan kini bermain untuk Lommel SK (Belgia).
Dean James, bek kiri 24 tahun yang kini memperkuat Go Ahead Eagles di Eredivisie, Belanda, merupakan jebolan akademi Ajax Amsterdam. Dengan usianya yang masih muda, ia diharapkan bisa menjadi andalan Timnas Indonesia dalam jangka panjang, dilansir dari situs resmi tempo co.id
Buka Era Baru PSSI Erick Thohir Temui Pramono Anung Pilih JIS Jadi Kandang Timnas
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menemui Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta hari ini. Erick mengatakan pertemuan itu membahas mengenai rencana PSSI untuk menggunakan Jakarta Internasional Stadium (JIS) secara lebih rutin. Mengingat, kalender tim nasional (timnas) cukup padat beberapa waktu ke depan.
“Ada Piala Presiden, ada juga pertandingan Timnas Senior, kualifikasi U-17, U-20 Tim Putri bertanding,” ujar Erick saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Senin, 3 Maret 2025.
Menurut Erick, dengan jadwal yang padat itu, pihaknya perlu memperhatikan kondisi rumput di lapangan Gelora Bung Karno (GBK) yang selama ini menjadi tempat berlatih dan berlaga timnas. Dia mengatakan jika GBK digunakan secara terus menerus, maka akan mempengaruhi kualitas rumput stadion. Sehingga, Erick menilai, timnas harus memiliki opsi lapangan lain untuk berlatih. Tujuannya agar kualitas rumput tetap terjaga. “Apalagi kalau klub-klub dari Eropa yang datang, ya memang kan kondisi rumputnya harus benar-benar maksimal,” kata dia.
Erick menjelaskan kualitas rumput di lapangan harus dijaga untuk menghindari cedera pada pemain bola. Selain itu, dia menuturkan terdapat standar nasional yang perlu dijaga. Oleh karena itu, adanya fasilitas stadion besar lain harus dimanfaatkan. Dia pun mengatakan PSSI akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk pemanfaatan JIS bagi kegiatan-kegiatan timnas.
Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyambut baik rencana PSSI untuk memanfaatkan JIS bagi kepentingan timnas tanah air. Menindaklanjuti rencana tersebut, dia akan membenahi infrastruktur di sekitar JIS, khususnya berkaitan dengan akses transportasi menuju stadion yang dibangun era Anies Baswedan itu. “Untuk itu diperlukan pembenahan, perbaikan infrastruktur transportasi agar lebih mudah sampai ke JIS,” kata dia.
Pramono mengatakan akan bekerja sama dengan PSSI untuk perbaikan infrastruktur tersebut. Dia yakin kerja sama antara Pemprov Jakarta dan Ketua PSSI yang merangkap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membenahi infrastruktur di area JIS akan berjalan dengan lancar. “Kalau Ketum yang Menteri BUMN ini ikut campur urusan JIS, saya yakin sarana infrastruktur menuju JIS pasti lebih baik,” ujarnya, dilansir dari situs resmi tempo co.id
PSSI telah resmi merilis harga tiket untuk laga melawan Bahrain. Laga Timnas melawan Bahrain akan digelar pada 25 Maret mendatang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Tiket mulai bisa dibeli pada Selasa (4/3). Untuk kali ini, PSSI membanderol harga termurah yakni Rp 300 ribu. Naik dari laga lawan Jepang dan Arab Saudi yang seharga Rp 240 ribu.
Lalu, yang termahal dibanderol dengan harga Rp 1.750.000. Naik dari laga sebelumnya yakni Rp 1,4 juta.
Melawan Bahrain bakal jadi laga perdana Patrick Kluivert di GBK. Kluivert ditunjuk sebagai pelatih Timnas menggantikan Shin Tae-yong pada Januari lalu, dilansir dari situs resmi kumparan co.id
Saat ini, Indonesia ada di posisi tiga klasemen Grup C Ronde 3 dengan enam poin. Pada Maret ini, Indonesia akan melawan Australia pada 20 Maret dan Bahrain 25 Maret.
Berikut harga tiket Indonesia vs Bahrain di GBK
Premium West Rp 1.750.000
Garuda West Rp 1.250.000
Garuda East Rp 1.250.000
Garuda South Rp 600.000
Garuda North Rp 600.000
Upper Garuda Rp 300.000
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi dua pertandingan krusial pada Maret 2025. Berikut jadwal Timnas Indonesia yang akan menghadapi Australia dan Bahrain.
Skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret 2025. Pertandingan itu dijadwalkan akan dihelat di Sydney Football Stadium pada pukul 16.10 WIB atau 17.10 Wita.
Lima hari kemudian, Skuad Garuda akan kembali ke Indonesia untuk menghadapi Bahrain. Duel Indonesia Vs Bahrain digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3) pukul 20.45 WIB atau 21.45 Wita.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi ketiga Grup C dengan mengoleksi 6 poin. Skuad Merah-Putih terpaut satu angka dari Australia di peringkat kedua.
Untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia harus minimal finis di posisi runner-up Grup C. Sebab satu tiket lainnya hampir pasti jadi milik Jepang yang kini memimpin klasemen dengan 16 poin.
Pemain Abroad Langsung Gabung ke Sydney
Para pemain klub luar negeri alias abroad Timnas Indonesia akan langsung bergabung di Sydney untuk laga melawan Australia. PSSI langsung menerbangkan mereka ke Sydney karena pertimbangan mepetnya jadwal.
“(Pemain abroad) terbang dari berbagai tempat. Jadi meeting point-nya langsung di Sydney,” ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga kepada wartawan dilansir dari detikSport, Jumat (28/2).
Sementara untuk para pemain klub lokal, mereka akan dikumpulkan terlebih dahulu di Jakarta. Di ibu kota, para pemain akan melahap menu latihan arahan Patrick Kluivert lebih awal dibanding pemain abroad.
“Pasti mungkin seminggu sebelum pertandingan. Yang di sini akan langsung ke Australia,” tambahnya.
Untuk diketahui, para pemain abroad Timnas Indonesia tersebar di berbagai penjuru Eropa dan Asia. Mereka adalah Mees Hilgers (FC Twente), Thom Haye (Almere City), Calvin Verdonk (NEC Nijmegen), Eliano Reijnders (PEC Zwolle), Ivar Jenner (FC Utrecht), Ragnar Oratmangoen (FC Dender), dan Shayne Pattynama (KAS Eupen), dilansir dari situs resmi detik co.id
Di daratan Inggris Raya ada Marselino Ferdinan, Ole Romeny (Oxford United), Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers), serta Nathan Tjoe-A-On (Swansea City). Masih ada Jay Idzes (Venezia). Lalu di Asia ada Sandy Walsh (Yokohama F. Marinos), Pratama Arhan (Bangkok United), Asnawi Mangkualam (Port FC), hingga Jordi Amat (Johor Darul Takzim).
Jadwal Timnas Indonesia di Maret 2025
Kamis, 20 Maret 2025
Australia Vs Indonesia
Sydney Football Stadium
Pukul 16.10 WIB atau 17.10 Wita
Selasa, 25 Maret 2025
Indonesia Vs Bahrain
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
Pukul 20.45 WIB atau 21.45 Wita
Erick Thohir Janjikan Pertemukan Presiden Prabowo dengan Presiden AFC
Indonesia resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Ketua Umum PSSI Erick Thohir, berencana mempertemukan Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sebagai bagian dari upaya diplomasi untuk mendukung pencalonan ini.
Shaikh Salman dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada April mendatang untuk bertemu dengan PSSI. Erick Thohir berharap dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempertemukan Shaikh Salman dengan Presiden Prabowo.
“Presiden AFC akan datang sendiri ke Indonesia pada bulan April untuk bertemu PSSI. Insyaallah saya akan berusaha mempertemukan Shaikh Salman dengan Presiden Prabowo,” ujar Erick Thohir, Minggu (2/3/2025).
Dalam proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031, Indonesia akan bersaing dengan beberapa negara lain, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Australia, serta tawaran bersama dari Tajikistan, Uzbekistan, dan Kirgistan. Baru-baru ini, Korea Selatan juga mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah, menambah ketatnya persaingan.
Indonesia memiliki peluang besar untuk terpilih sebagai tuan rumah Piala Asia 2031, didukung oleh keberadaan sejumlah stadion berstandar internasional. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta, Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Manahan di Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya adalah beberapa di antaranya.
Selain itu, Stadion Gelora Sriwijaya di Palembang, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Bandung, Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, dan Stadion Batakan di Balikpapan juga memenuhi standar FIFA dan dapat menjadi venue alternatif.
AFC belum menentukan jadwal pemilihan tuan rumah Piala Asia 2031. Namun, dengan infrastruktur yang memadai dan dukungan pemerintah, Indonesia optimis dapat terpilih sebagai tuan rumah ajang bergengsi tersebut, dilansir dari situs resmi beritasatu co.id